Pengobatan Kanker Indung Telur dengan Herbal Sarang Semut

Kanker indung telur atau kanker ovarium adalah tumor ganas yang menyerang indung telur. Kanker ovarium bisa menyebar secara langsung ke daerah di sekitarnya dan bisa menyebar ke bagian lain dari panggul dan perut melalui sistem getah bening. Sedangkan melalui pembuluh darah, kanker bisa menyebar ke hati dan paru-paru.
Gejala Kanker Indung TelurKanker indung telur sering kali baru terdeteksi pada stadium lanjut dimana massa tumor sudah mulai menekan organ-organ di sekitarnya. Namun, tanda dan gejala kanker indung telur dapat dikenali, antara lain:
1. Siklus menstruasi yang abnormal.
2. Diare, kembung, atau sembelit.3. Rasa nyeri dan berat di rongga panggul.
4. Peningkatan atau penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya.
5. Pembengkakan perut yang tidak nyeri.
6. Perdarahan melalui vagina yang tidak lazim.
7. Mual-mual.
8. Kehilangan nafsu makan.9. Sering buang air kecil.
10. Sesak napas.
11. Demam.
12. Nyeri saat berhubungan intim.

Faktor Resiko terserang Kanker Indung Telur
1. Wanita di atas 50 tahun.
2. Datang bulan sebelum usia 12 tahun.
3. Mandul, belum pernah hamil atau memiliki anak setelah usia 30 tahun.
4. Obesitas.
5. Penggunaan obat-obat kesuburan.
6. Riwayat keluarga yang menderita kanker ovarium dan payudara.
7. Adanya polutan asbetos, talkum, dan polutan industri lainnya.
Pencegahan Kanker Indung Telur
1. Menghindari makanan berlemak tinggi.
2. Menghindari polutan industri.
3. Menghindari penggunaan bedak dan deodoran semprot pada daerah genita.
4. Bila memiliki riwayat keluarga terkena kanker indung telur, uterus, dan payudara, dilarang menggunakan kontrasepsi yang mengandung hormon suntikan maupun kontrasepsi oral atau pil.
5. Melakukan pemeriksaan secara berkala.
Pengobatan Kanker Indung Telur
Umumnya, pengobatan kanker indung telur dapat dilakukan secara medis yakni melalui operasi dan kemoterapi. Tetapi hal itu dapat menimbulkan banyak efek samping di samping biaya yang mahal. Karena itu, banyak penderita kanker indung telur telah beralih pada herbal untuk mengatasi penyakit mereka. Dan saat ini herbal antikanker yang bisa dijadikan pilihan adalah Sarang Semut, karena reaksinya yang lebih cepat dalam membantu penyembuhan berbagai jenis kanker.
Dr. M. Ahkan Subroto, Ahli Peneliti Utama dari Pusat Bioteknologi LIPI, mengungkapkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam Sarang Semut adalah flavonoid, tanin, dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik sebagai pencegah dan obat kanker. Banyak mekanisme kerja dari flavonoid yang sudah terungkap, misalnya, inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, serta pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut. Kemampuan Sarang Semut secara empiris sebagai obat kanker atau tumor, TBC, dan encok/rematik berkaitan kuat dengan kandungan flavonoid Sarang Semut.
Selain itu, Sarang Semut juga mengandung Tokoferol. Penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm. Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker.
Dalam uji in vitro, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh sebagai obat kanker. Yang membuktikan keampuhan itu adalah Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City dan koleganya Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota. Ketiga orang sejawat Qui itu bekerja di Toyama Medical and Pharmaceutical University.
Dalam penelitiannya Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut yang berbobot 2-3 kg, kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Lalu, mereka menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastesis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus. Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap sel kanker. Hasilnya sungguh menakjubkan, Sarang Semut ternyata mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat!! Yaitu dapat menghambat penyebaran sel-sel kanker, yang bahkan penyebarannya cepat dan abnormal.
Sarang Semut telah terbukti secara ilmiah sebagai obat kanker alami yang ampuh dan telah terbukti secara empiris. Banyak orang telah membuktikan sendiri khasiatnya untuk mengatasi berbagai penyakit berat termasuk untuk pengobatan kanker indung telur. Sudah banyak orang yang berhasil menumpas berbagai jenis kanker, termasuk kanker indung telur dengan memilih Sarang Semut sebagai alternatif pengobatan kanker. Umumnya proses kesembuhan sudah bisa dirasakan setelah 1-2 bulan penggunaan saja.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar